Showing posts with label Sehari-hari. Show all posts
Showing posts with label Sehari-hari. Show all posts

Time flies like an arrow.  We have passed our first year at university. Well, just remembering through this one year, as the time goes on, we forget all the things happen, good or bad, at our loveliest time at senior high school, little by little. No matter those who failed to enter university, almost of them finally could enter and reach their postponed dreams this year. And the one who successed? Ya, they were busy with their own business at their university indeed. Just sayin’. Nothing’s wrong with all these stuff. Everything gone wrong all just because we suddenly miss our ‘missing friend’ at high school. Well, among us must be having a time while some of our friends gone with a wind after the entery test announcement. When they failed,  they gone straight off to the underneath of the earth. While mostly the others succeeded with their own choice, they felt that they are the one and only, to be terribly fucked up in that day. I mention it as the longest day in my life so far. Why? Because I consider myself as one of those who failed in that test. Not failed literally, but nearly.  When my friends congratulated me, me watched it as a stupid idea moron. It changed nothing but everything.  At the time i feel such a loser.

And....

It occured again.

Not me, btw.

But one of my very first friend in my brand new university which put an integrity  and a loyalty above all. I’m very honored to be accepted here, despite of my previous failure. Him too. But he didn’t really enjoy his brief time here, i noticed very long before his final judgement. But in the other hand, he is very active, i might say he is one of the best activist in university. It was kinda weird of course, but in this ‘one mile of hell’ there’s no ‘safe area’ for an activist. As an example, three chairman of three years in a row from one of the unit here had been dropped out from this one mile of hell. So, why  i still feel as a loser hearing my friend was dropped out because, I can’t prevent him from that, simple as that, as one of his best and dearest friend, I was failed.

The point is, I think every friendship has their final exam, to measure how far our friendship can last, and the time is in these cases I have told you above. And a separation is a mostly final results that occurs in all kinds of friendship that we prevent from. I mean, we will face so many ‘exam’ like this in a whole life. So, I’d like to tell that having many friends is also necessary, rather than having only one best friend. Because best friend isn’t longlast, but a lot of friends are. Despite they leave you when you fail, you could look for other friends in the other world, no matter the old friends will come to you with a humblebrag. So, don't give a single shit about that, and the only thing we can do is remembering these good old days with them, yeah just remember it. That's all.



Kemana aja saya menghilang selama 3 minggu lebih ini? Oke, pertama kabar gembira adalah akhirnya saya dapat kuliah! Yeay! Setelah hampir 2 bulan nganggur akibat gagal SBMPTN(sebenarnya ga gagal total sih, masih keterima di Kimia Unpad, tapi ya bukan ITB, heu) dan SIMAK UI(nah baru gagal total), saya akhirnya mendapatkan kuliah di STAN jurusan Akuntansi. Itu artinya saya harus ngerantau ke Jakarta..ummm sebelah Jakarta deng,  tepatnya di Tangerang, selama 3 tahun. Doakan saya lancar ya hehehe.  Makanya saya absen ngeblog selama 1 bulan untuk ngurus ini-itu, dan puncaknya adalah ospek STAN yang dinamakan Dinamika STAN 2014, minggu lalu.Nah, disini saya akan sharing apa aja yang terjadi selama Dinamika STAN 2014 kemaren. Okey, cekidot.




Dinamika dimulai dari tanggal 22 September sampai 26 September. Sebelumnya, saat pra dinamika hari minggunya dibagi kelompok. Saya kebagian kelompok 71, which is full of strangers. Gak ada yang kenal satupun disini, kecuali Kenny, teman sekelasku di SMA. Hal pertama yang saya lakukan adalah membuat grup line kelompok dan menginvite siapapun yang bisa saya kenal. Dan tiba saatnya untuk gath kelompok untuk pertama kalinya. My first impression, Buseet. Pala lu pade peang. Botak semua. Kurus. Kek sperma berjalan. Hidup lagi. Yang ceweknya mendingan lah. Pake jilbab semua, kek sperma berjilbab. Jalan lagi. Tapi belum ada yang sebagus doi yang di Bandung sih, hehehe.

Dan yang paling bikin saya KZL, percakapan disini didominasi orang Jawa. Yap, bisa dibilang 70% anggota kelompok ini adalah orang Jawa. Medog lagi. Apalagi mereka suka pake bahasa pergaulan Jakarta seperti gue lo. Lucu sih, tapi ya tetep ngeselin. Contohnya: Se..se..piye tho? GU’UE ORA MUDENG. See? Lucu kan? Tapi gapapa sih, karena mereka orangnya baik kronis. Selain itu, saya akhirnya bertemu juga dengan orang Batak yang bener-bener made in batak. Kasar dan super sewot. Setiap ngomong pasti nadanya tinggi, kek lagi marah-marah. Dan watak mereka ini bertransformasi secara sempurna saat debat kelompok. Beeh..cobain aja sendiri.

Salah satu misi pertama saya dikelompok ini adalah cari anggota yang selain orang Jawa. Iya, non Jawa. Selain Kenny, akhirnya saya menemukan satu lagi yang bernama Maulana. Orang asli Betawi. Asik orangnya, karena aksen betawi yang saya suka. Dari dia, saya menanyakan banyak hal tentang Jakarta, orang-orangnya, dan terutama kosakata slangnya. Saya sempat nanya satu-satunya kosakata slang jorok yang saya tahu yaitu kimpoi. Ternyata dia gak tahu. Yah, namanya juga orang indonesia yang kurang berpendidikan, sekalinya tahu bahasa orang,  tahunya bahasa jorok atau kasar doang. Kayak gini nih.
Bule: Hey, how are you dude??!!

Kita: Yes, fucking right. Who the fuck are you?

Bule: Hey, what’s the matter with you? Are you ok?

Kita: Shit!! It’s a bullshit. I don’t fucking know you know??

Kalo gak yes or no, ya fuck dan shit. Atau gak oh yes, oh no, dan oh my god. Kayak dialog film bokep. Oke, balik lagi ke topik. Jadi di Bintaro ini sebenarnya sudah masuk Banten, tapi secara budaya masih sangat lekat dengan Jakarta. Sehingga semua orang disini kalau manggil orang yang belum dikenal, entah itu tukang sayur, tukang nasi soto, atau sopir angkot, pasti manggil dengan nama ‘Bang’. Ya KZL aja sih. Setiap lagi di tempat umum jadi merasa ada yang manggil-manggil mulu. Semacam sok artis aja. ‘Bang, goceng kan ini?’ ‘Depaan, Bang!’ ‘Satu gak pake telor ya Bang!!’. Untung aja ga ada yang manggilnya kayak gini.

‘Baanggg udah keluar belumm?1!1! (Sambil mendesah)

 Oke, balik lagi ke topik. Singkat cerita, dinamika yang sesungguhnya akhirnya dimulai. Kami disuruh untuk menghapal password khusus yang biasanya berupa kalimat mutiara atau semacamnnya, dan harus diucapkan ketika akan masuk lokasi. Kalau salah atau lupa, bakal dicatat di kartu pelanggaran yang juga kami bawa. Kalau sudah dicatat sebagai pelanggaran, beeeh habis deh lau. Marah marahnya sih biasa, tapi tugas hukumannya itu loh, disamping tugas utama yang harus dikerjakan untuk esok harinya. Alamat gak tidur deh, yakin akikah.Hehehe. Nah, sekadar tips nih bagi teman-teman yang belum pernah merasakan DINAMIKA itu kayak gimana, kalo mau lolos dari jeratan lupa password, begini. Datanglah lebih pagi. Karena, jika masih pagi, orang-orang pun masih sedikit yang sudah di lokasi. Dengan begitu, petugas yang nanya passwordnya biasanya jadi lebih longgar, dan rasa grogi pun langsung hilang. Kalau perginya rada siangan, lokasi bakal penuh oleh maba miba, dan petugas pun jadi repot, sehingga untuk mempercepat situasi, mereka biasanya bakal nyuruh kita untuk ngucapin password barengan, dua atau tiga orang sekaligus. Nah disinilah kesalahan fatal yang sangat mungkin bisa terjadi. Jika ngucapin passwordnya gak barengan, suruh ngulang. Kalo salah lagi, yang lain disuruh lewat, tinggal kamu sendiri yang harus ngulang. Kalo udah kayak gitu, pasrah aja dah. Karena besar sekali kemungkinan bakal lupa.

Hari pertama dinamika ini diwarnai oleh sambutan-sambutan khas pembukaan sebuah acara, diawali oleh direktur STAN, Pak Kusmanady. Selain itu ada juga aksi akrobatik anggota STAPALA,  unit pecinta alam STAN yang keren banget. Selain itu ada juga materi motivasi dari alumni-alumni STAN yang sukses menjadi orang berpengaruh.

Begitupun juga dengan hari-hari selanjutnya. Setelah apel pagi, dilanjut dengan materi sampai adzan dzuhur, lalu ishoma, kemudian kumpul kelompok, apel sore, evaluasi, dan selesai. Tapi saat hari kedua dan hari keempat diadakan sidak tas. Hati-hati saja, karena banyak yang kena pelanggaran disitu. Selain itu juga waktu sidaknya tak menentu. Yah namanya juga sidak. Yang penting, teliti aja mastiin bahwa tas kalian itu steril dari barang-barang yang tak seharusnya dibawa, termasuk kertas sekecil apapun.

Oh ya, saya salut banget sama panitia keamanan dan evaluator di dinamika ini, yang biasanya menjadi momok bagi setiap siswa saat ospek dimanapun. Disini, panitia yang disini disebut dengan P2(lupa kepanjangannya) bukan galak, tapi tegas, dan diatas apapun, sangat perhatian terhadap kesalahan-kesalahan kecil yang kita lakukan. Beda loh sama yang namanya mencari kesalahan seperti yang pernah kita alami di SMA. Saya pernah salah memakai dasi karena kurang panjang, lalu dicegat salah satu P2,  lalu dia bilang, ‘Benerin dulu dasinya, maba!’. Oke, saya benerin tuh dasi. Tapi kayaknya masih kurang panjang. Lalu dia bilang lagi, ‘Masih kurang panjang, maba! Kamu bisa pakai dasi tidak?!’. Saya jawab, bisa kak, lalu benerin lagi. Saya mencoba semaksimal mungkin, tapi masih kurang panjang didepan P2 itu. Lalu P2 bilang, ‘Kamu rapih itu menunjukkan STAN yang berpendidikan dan rapi sebagai sekolahnya punggawa keuangan negara. Kamu kan disini akan ditempatkan untuk menjadi abdi negara, maka tunjukkanlah sikap dan etikamu yang sopan dan bermartabat. Jika kamu berantakan, itu mencerminkan instansi negara yang berantakan dan kacau, maka tunjukkanlah!’ Segera sesudah itu saya langsung membenarkan dasi saya untuk terakhir kalinya dan akhirnya benar. Dan sampai sekarang saya masih teringat  kata-kata dari P2 itu yang benar-benar menggugah hati saya untuk tampil rapi dan bersih. Bener deh, saya Kagum banget dengan apa yang sudah diperlihatkan P2 itu. Gak sekadar masang tampang (sok) serem kayak abis nahan sesuatu sebesar batu di lobang belakangnya, tapi juga mengayomi adik-adik kelasnya dengan sabar dan penuh perhatian....uuu tayang tayang.

 Ada yang nanya, ‘Kak, kesan pesan selama dinamika ini gimana?’

Hmmm..Pokoknya asik deh. Ikutin aja kegiatannya. Oya satu lagi, disini mungkin satu-satunya kesempatan kalian untuk mencicipi makna Bhinneka Tunggal Ika dalam arti yang sebenarnya, tidak hanya teori yang selama ini kalian belajar. Disini tuh kalian bisa bertemu orang Jawa, Sunda, Batak, banyak juga dari Makassar, Kalimantan, Aceh, bahkan ada yang dari Papua. Mereka semua berbeda bahasa dan budaya, tapi semuanya kompak pakai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, walau dengan logatnya masing-masing. 

‘Oh gituu..Terus kakak-kakak keamanannya galak ga?’

Enggak ah. Asal kalian ngerjain tugas-tugas yang bener, berlaku sopan, dan gak asal-asalan, pasti mereka juga menghargai kerja keras kalian kok. Kalo yang digalakin, itu mah emang karena anaknya kaco bet dan asal-asalan ngerjainnya. Pokoknya mah, selaaaaaaaaaaaaaaaaw.

‘Hmmm....kalo anak-anak STAN yang dari daerah gitu asik-asik ga?Kan biasanya anak STAN tuh identik dengan introvert dan study oriented gituu..’

First impression sih emang gitu. Yaiyalah. Botak semua. Kek ujung sperma. Tapi setelah kenal mah jadi akrab kok, lucu-lucu malahan. Terutama lucu karena logatnya yang aneh-aneh.Overall, sih mereka seru seru kok! Biasanya karena belum kenal aja jadi gitu.

‘Terakhir nih...kakak-kakak panitia STAN ada yang cantik gaa? Hehehe’

ADA. Banyak malahan. Salah satunya nih dengan inisial T dan akhiran I. TAI Samsudin. Hehehe. Yah pokoknya ada lah. STAN ga Cuma batangan doang kok. Makin kesini angkatannya makin banyak ceweknya. So ga usah khawatir stigma STAN yang terlampau banyak cowoknya.

Oke, sekian aja sih pengalaman saya selama dinamika ini. Maaf kalo bahasanya jorok, ya emang begitulah saya. Pokoknya enjoy aja, ikutin semua instruksi, dan selalu semangat mengikuti semua kegiatan. Dadah!!



1.       Ketika Membeli Martabak

Alkisah, saya sedang duduk-duduk tampan bersahaja di pinggir jalan sambil nunggu martabak yang lagi dipesan. Mendadak, ada sepasang kekasih datang, cowonya berbadan gede, tatoan, pake baju gambar tengkorak, ah pokoknya sangar deh.  Sementara cewenya kecil-kecil imut gitu, pake lekbong belahan rendah, dan celana yang super pendek parah, hingga jadi bahan perhatian orang-orang yang ada disitu, kecuali saya(yang hanya curi-curi pandang saja, takut ketauan si om sangar tadi).

Tapi yah, namanya juga sial, pas lagi nyuri-nyuri liat, saya ketauan si om sangar. Doi langsung ngeliat tajam ke saya, terus berjalan mendekat ke saya.

Si Om Sangar: Ehmm...sori bro. Ada masalah apa ya dengan cewek gua??

Saya:  Err...gini...ah..mas geer banget sih, saya tadi ngeliat mobil-mobil yang lewat.(ngeles)

Si Om Sangar: JANGAN BOONG LU ANJING!!! (sambil ngeliatin bogem mentahnya)

Saya: Ah mas sensitif banget sihh. Saya yang daritadi napsu ngeliatin tatonya situ cewenya gamasalah tuh. Lah, giliran saya ngeliat cewek situ sekali aja malah mas yang sewot banget. INI YANG CEWE SIAPA SIH??!!

Hening.

Mission 1 ‘Menghindari bogem mentah om2 sangar di tukang martabak’ Accomplished.
2.        


2. Percakapan di Akhirat Kelak

 Malaikat: Sini kamu.

Malaikat: Kamu mati karena apa?

Orang    : Kecelakaan, Pak.

Malaikat: Bagaimana kronologisnya?

r    Orang: Saya naik motor ngelawan arus, terus ketabrak. Mati deh.

     Malaikat: Oke. Silahkan masuk neraka pintu keempat. Dari sini lurus belok kiri. 

     Orang: Oke.  

     (Lagi kesel sama orang yang suka ngelawan arus dijalan. Maap kasar.)





    Bonus:

























v










  
Sudah lama saya gak posting beginian. So, how's life? Toleran sama intoleran sepertinya beda tipis ya. Saya udah dapat sampel dari forum Kompasiana dan Kaskus, kedua forum yang baru saya ikuti beberapa bulan terakhir ini, dan saya langsung dapat kesimpulan singkat dari itu, 'lidah manusia dunia maya ternyata jauh lebih tajam daripada di dunia nyata'. Orang-orang bisa dengan mudahnya mencatut agama-agama tertentu dalam sebuah artikel yang isinya secara tidak langsung mendiskreditkan agama tersebut. Contohnya yang pernah saya baca, 'Partai Islam Membenci Ahok.' di Kompasiana. Lah, partai islam mana yang Anda maksudkan, koh? PKS, PPP, PBR? Itu mah hasil pikiran anda sendiri kali. Postingan goblok ini langsung saya komentari, tapi ternyata banyak juga yang berseberangan dengan saya :(




Lalu di Kaskus, postingan yang menyangkut tentang agama langsung dikomentari pedas oleh Kaskuser lainnya, 'Kalo soal agama jangan disini dong gan, gak toleran!' atau 'Agama itu urusan lo sama Tuhan lo, ga perlu orang lain tahu gan!'. Buset, ini yang ngga toleran siapa sih? Ngelarang orang posting tentang agama. Ckckck. Lagian, apakah mengajak pada kebenaran itu sesuatu yang intoleran?

Btw, nuduh orang lain intoleran kayaknya jadi gampang sejak adanya media televisi. TV dengan mudah mencatut sebuah ormas intoleran gara-gara sebuah razia tempat maksiat. Dan solusinya begitu simpel, klise, dan basi. "Bubarkan ***!" (anda pasti sudah tahu kan). Padahal, setelah saya perhatikan, ormas-ormas yang lebih buruk daripada *** ternyata ada juga. Dan, sudah diberitakan televisi pula. Sebagai contoh, Front pemuda pancasila yang saya perhatikan setiap kali beritanya adalah ngerusuh dengan ormas lain, ngerusak gedung-gedung, dan lain-lain. Tapi, as you know lah, berita tentang *** adalah berita yang sensitif, makanya selalu dibesar-besarkan layaknya sebuah organisasi kartel narkoba atau teroris.

Ah, sudahlah. Hidup jangan dibawa ribet buat mikirin yang begituan. Saya punya referensi baru untuk membuat saya tertawa dan menikmati hidup. Yap, skinnyindonesian24. Channel Youtube yang satu ini mungkin jadi lebih terkenal semenjak aktornya, Andovi da Lopez main bareng Raditya Dika dalam Malam Minggu Miko 2. Langsung aja cek videonya.

Youtubers vs Comedians #1 (featuring Ge Pamungkas & Kemal Palevi)

 








Dan, inilah saatnya perjalanan pulang ke Bandung dengan hati yang riang gembira dan  penuh sukacita(pulang-pulang jadi om senang deh, red). Kami kembali ke pelabuhan gilimanuk pakai feri, dan disanalah aku mendengar Mutiara pop dangdut, dangdut yang dibawakan oleh titisan Agung Hercules setelah disunat sampe abis. Buset dah emang, mukanya mirip banget doi, cuma rambutnya tergerai berkilauan abis pake sampo Pentin kali yah? Kemayu lagi gaya nyanyinya.

  
Oh, salah foto, harusnya ini...

Jadi, pas di hotel itu, pertama yang saya bayangkan tentang hotel ini adalah apa yang bakal dilakukan 5 cowok jika bersama-sama nginep di satu kamar. Mungkin bakal jauh lebih buruk daripada cewek yang bersama-sama nginep di satu kamar, seperti tidur dengan menutup kedua mata pake beha, menggantungkan celana dalam di gagang pintu, dan lain-lain. Dan, hipotesis saya buat cowok ini sementara waktu terbukti. Mulai dari bau toilet yang campur baur antara berak dan pipis itu, lantai yang becek, dan kondisi kamar yang sungguh kacau. 


Sajen yang sudah dimakanin burung jalak(bener ga sih burung jalak?)


Komplit deh. Saya sendiri? Saya menjemur semua pakaian dalam saya di teras kamar. Jenius.


 Monumen GWK(btw, tangannya masih disimpen di taman luar monumen ini, sedih ya.)


Beberapa peristiwa menarik lagi, antara lain candlelight dinner yang berakhir dengan 3 porsi makanan yang saya habiskan (terima kasih Kiblat dan Assa!), menang tarik tambang dan lampion bareng kelas, dan ber-dangdut koplo-ria bareng penyanyi dangdut yang seksih abis pas di suatu rumah makan. Pol abis daah. Selain itu tidak lupa juga pas malam keakraban, saat sesi curhat dan



 Kemana-mana doi selalu pake ini. Gaul max bro!


kebodohan-kebodohan Faisal saat jadi MC.

Tapi, ada beberapa tempat yang menurut 
saya not recommended to visit, seperti Tanah Lot(percaya deh, walau ombak dan viewnya bagus, ga boleh dipake renang), toko Krisna(bagi jiwa lelaki seperti saya yang gak suka belanja, tempat ini seperti neraka), dan Kintamani(dingin banget, dan yang paling utama, bulenya dikit. Huhuhuhu).

Next post:
Study Tour 2013 -Bali!!!- Part III habis




                                                                                                                  

                                                                                                                

Minggu lalu, saya menikmati perjalanan panjang dalam Study Tour ke Bali yang diadakan sekolah saya.Makanya selama seminggu ini saya gak ngepost apa-apa disini. Eventually, I'm here and I'm not dead. Hehehehe.


Gak ada kerjaan, foto langit2 bis.

Karena saya bakal menghadapi perjalanan panjang, saya menyiapkan perbekalan ekstra (MP3, makanan instan, dll) untuk itu(FYI, 2 hari sebelum nyampe Bali). Selama di perjalanan pula, saya menonton beberapa film, diantaranya 3AM(film horor Thailand), REC(film zombie Spanyol), dan Wreck It Ralph(film animasi Hollywood).  Tapi yang paling berkesan ya pas 3AM. Film dengan format yang gak jauh beda dengan film 4BIA, tentu dengan jalan cerita yang mengagumkan dan gak  ada unsur porno2nya. Worth it banget laah. Coba aja tonton sendiri.




Foto WC kapal feri menuju Bali, agak janggal yah..

Tur kali ini benar-benar padat.Gak ada waktu, bahkan buat nonton  Mata Lelaki di trans7 itu loh.Beberapa tempat terkenal yang saya kunjungi yaitu Pasar Sukowati, toko Krisna, Tanah Lot, Tanjung Benoa, danKuta pastinya (Hell yeah bule!!).Yoi, karena tujuan utama saya kesini adalah mencari dan melihat kumpulan bule sexy dengan mata kepala sendiri(oke deh).

Untuk melengkapi postingan kali ini, saya menulis puisi garing ini khusus buat kalian yang ngebela-belain baca nih postingan. Enjoy!!


Puisi Turbud


Aroma pantai dan senja begitu menggelitik

Dimana aku disini menanti kalian
Harap dan doa kugantung setinggi angkasa
Sampai kapan aku bisa mencium bumi Bali

Dan tiba saatnya untuk kamu, hei Bali

Turbud 2013 datang untuk kamu, pantai dan senja
Dalam waktu 2 hari, kami akan tiba
Sambutlah kami dengan sebaik-baiknya, hei pantai dan senja

Tanjung Benoa, pantai sejuta hiburan

Ketika semua kenikmatan bercampur menjadi satu
Pantai Kuta, pesona surga dunia
Saat daratan mencium lautan dengan begitu menggodanya

Kintamani, daratan nan eksotis

Ketika hawa pegunungan bercumbu dengan pesona budaya Bali
Tanah Lot, senja menggila
Saat mata terbuai dengan senjamu yang aduhai

Dan sekarang, saatnya untuk kembali ke rumah

Kabarkan segala tentang kalian pada keluarga
Untuk pertama dan yang terakhir
Terima kasih Turbud 2013 atas semuanya!

Berlanjut ke Part II


Pertandingan kemarin, kita lawan Praone (XI IPA 1), dan hasilnya, hiks...akhirnya kita menyerah 0-3, lewat gol-gol Majid, Willy, dan Matheus. Berikut foto yang bisa diambil,


Pertandingan yang seru, dan panas pastinya. No prob, karena semua pemain telah menampilkan permainan terbaiknya (sampe-sampe Matheus baru bikin shot on goal pada menit-menit akhir, dan...gol.) Btw, #respect buat Majid yang baru comeback dari patah tangan tapi langsung bikin gol, buat Henry yang cedera kaki sampe dibawa ke RS karena terjangan ganas Fico (well, karma itu ada), dan Coki, yang masih sakit tapi bersedia mengorbankan diri untuk Sejati kelas kita tercinta.

 Well, on this lighter note, keep fighting Sejati!!

Sumber: sejati32014.blogspot.com