Review Novel: Novus Ordo Seclorum by Zaynur Ridwan

Judul: Novus Ordo Seclorum
Pengarang: Zaynur Ridwan                        
Tebal: 358 halaman
Penerbit: SALSABILA 



Dalam waktu yang hampir bersamaan, seorang peneliti WHO di Meksiko, seorang pengusaha Inggris, dan seorang senator di Amerika ditemukan tewas meninggalkan pesan anagram yang sama,serta petunjuk dari simbol bahasa purba yang disebut Codex Magica.
Seorang pemuda Indonesia bersama Bumi dan Marie mencoba membongkar konspirasi
Sejumlah elit tokoh politik yang tergabung dalam persekutuan pemuja setan bernama Bohemian Grove yang anggotanya terdiri dari para presiden dan mantan presiden, pengusaha kelas atas, serta keturunan bangsawan di Eropa dan Amerika. Kelompok ini bersama Illuminati, Freemason, dan Club Of Rome berusaha melapangkan rencana depopulasi umat manusia sejumlah 2 milliar jiwa dengan persiapan sangat matang, melalui konspirasi kesehatan, politik, ekonomi, dan teknologi militer. Usaha ini akan membawa mereka ke suatu tempat sangat rahasia di Washington dimana semua program itu akan dimulai dan dijalankan. Mampukah mereka memecahkan semua rahasia itu?

Itu adalah sepenggal sinopsis dari novel Novus Ordo Seclorum karangan Zaynur Ridwan. Novel konspirasi ini menceritakan tentang konspirasi yang melibatkan sejumlah petinggi elit dunia yang bernaung dibawah organisasi zionis rahasia menginginkan dunia ini berada dalam satu pemerintah tunggal , Novus Ordo Seclorum. Sebelum itu mereka menginginkan kontrol atas populasi manusia, artinya separuh dari populasi dunia harus dimusnahkan untuk terciptanya dunia yang terkendali. Mereka  mewujudkannya dalam berbagai cara termasuk meracuni lewat makanan, memasukkan virus kedalam vaksin yang harusnya digunakan sebagai penangkal virus itu sendiri, dan menyelipkan mikrochip kedalam kepala kita yang secara tidak langsung akan mengendalikan hidup dan mati kita. Ini adalah semacam permainan untuk menjadi Tuhan. Mengerikan bukan?




Jujur   saja, saya sangat terkejut dengan fakta-fakta yang dibeberkan dalam buku ini. Terkesan lugas, tegas, detail dan tidak dibuat-buat, secara ini hanyalah novel belaka. Untuk sesaat, saya percaya bahwa aspartame adalah racun yang sudah disebarkan lewat minuman ringan terkenal, termasuk C*ca C*la, dan lain-lain. Air yang kita minum pun sebenarnya adalah racun tersembunyi yang akan merusak organ dalam kita dalam jangka waktu  panjang. Selain itu, virus HIV/AIDS, flu babi, flu burung, dan lain-lain sebenarnya adalah virus yang dibuat dalam laboratorium sunyi dibawah pengawasan WHO langsung. Dan yang terakhir saya percaya bahwa pemimpin-pemimpin dunia saat ini adalah orang-orang pemuja berhala yang melakukan ritual persembahan yang mengerikan di tempat tersembunyi di Amerika sana, dikala mereka tetap bersumpah dan berbicara sebagai seseorang yang beragama di depan umum(umumnya Kristen). Gila!

Secara keseluruhan, novel ini tidak mempunyai jalan cerita yang mengesankan, seperti halnya novel konspirasi pada umumnya. Namun, Zaynur sepertinya menekankan pada fakta-fakta tersembunyi dibalik isu-isu yang beredar di masyarakat. Dia pun menyertakan pendapat-pendapat dari tokoh-tokoh dunia yang menentang zionisme, seperti Siti Fadilah Supari, mantan menkes RI yang berpendapat,

“Terdapat semacam konspirasi yang melibatkan perusahaan farmasi kelas atas, dan ini dirancang oleh negara-negara besar.”

Dan inilah yang dieksplorasi sang penulis untuk memaparkan fakta-fakta yang sangat masuk di akal. Semua detail yang sangat terperinci, tak terlewat dari perhatian sang penulis. Dan penyatutan nama-nama tokoh didalamnya, diantaranya presiden-presiden Amerika, juga membuat novel ini sangat bisa dipercaya. Zaynur pun sudah memperingatkan bahwa apa yang ada di buku itu sudah berdasarkan fakta-fakta yang ada. Sangat mengagumkan memang, cara-cara mereka untuk bermain menjadi Tuhan, seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Dan bisa saya bilang, setelah baca novel ini anda akan menghela nafas panjang, saking keterkejutan kalian dengan isi buku ini. Konsentrasi anda akan tercurah bagaimana cara menyelamatkan diri sendiri dari ‘permainan’kotor mereka. Itu adalah efek setelah membaca buku ini. Menurut saya, tokoh utama yang ada di buku ini yaitu Bumi, Marie, dan Aurora, sebenarnya adalah tokoh sampingan, karena yang menjadi tokoh utama adalah cara-cara kaum zionis untuk menguasai dunia dan memperbudak manusia, yang dipaparkan secara sangat terperinci. Sangat mengagumkan! Tapi, sekali lagi saya ingatkan untuk jangan langsung percaya pada suatu berita, karena bisa jadi isi berita itu adalah kebalikan dari kebenaran yang ada. Persis seperti buku ini. Jadi, waspadalah pemirsa!

Rating:

4,5/5

0 komentar: